muhasabah

Detik demi detik telah kita lewati dan sekarang, kita telah berada di penghujung tahun. Begitu banyak hal yang kita lakukan, hingga kita tak sadar, ketika waktu terus berlalu, usia kita pun seiring sejalan dengan hal itu. Akan tetapi, sering kita lupa dengan usia yang kita punya.

Saudaraku,

Berapa banyak amal yang sudah kita lakukan selama itu? Pernahkan kita mereka-rekanya? Dan ketika kita telah mampu untuk mereka-reka, ya, ternyata baru itulah, kesungguhan yang kita lakukan untuk menyongsong sebuah kehidupan baru yang pasti kekal abadi. Ternyata, hanya sebanyak itu bekal yang kita kumpulkan untuk menebus kebahagian akhirat. Apakah kita merasa, bekal itu sudah cukup? Pasti kita akan menjawab tidak. Sementara kita sama sekali tidak tahu, berapakah sisa waktu yang kita punya di dunia.

Saudaraku,

Pernahkah kita sejenak mengingat, apa yang telah kita lakukan selama satu tahun ini. Ketika kita berkata, begitu banyak kata dusta yang keluar dari bibir manis kita. Ketika kita bercanda, mungkin pernah membuat orang lain terluka.  Ketika kita berjanji, seringkali kita mengingkari. Itulah yang sering kita lakukan selama ini. Namun, seringkali kita melupakannya.

Saudaraku,

Jika kita ingat, bahwa “Dunia ini hanyalah 3 hari”, dan tiga hari itu adalah: “Hari kemarin yang sudah berlalu, dan kita tidak bisa lagi untuk merubahnya. Hari esok, adalah misteri yang kita tidak tahu apakah kita akan masih memiliki kesempatan di dalamnya. Dan hari ini, kesempatan untuk kita melakukan amal kebaikan.  Maka, marilah kita gunakan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya.


” Hari ini adalah impian hari kemarin, esok adalah impian hari ini, teruslah ber-MIMPI untuk menjadi lebih baik dari kemarin”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *