KARDUS #5 — “MULIANYA WANITA KARENA CINTANYA”

KARDUS (Kamis, 24 April 2014)

MULIANYA WANITA KARENA CINTANYA

(With Ust. Adib)

Di zama jahiliyah, wanita memiliki kedudukan yang sangan rendah. Mereka  dianggap sebelah mata oleh kaumnya. Bahkan jika seorang bayi wanita lahir, dia akan dibnuh/dikubur hidup-hidup.  Setelah Islam  datang, keadaan ini mengalami perubahan yang sangat signifikan, kedudukan wanita menjadi sangat mulia dan sangat dihargai termasuk oleh kaum laki-laki. Tapi kaum wanita dengan berbagai kemuliannya ini malah dijadikan sebagai perusak dalam islam. Bagi kaum yang hatinya berpenyakit mereka ingin menjadikan seorang wanita sebagai barang dagangan yang sangat murah sebagai pemuas keinginan dan syahwat mereka.   Kisah Wanita hitam pemetik surga Kisah wanita hitam di zaman nabi, wanita yang terkena penyakit jika penyakitnya kambuh maka aurotnya tersingkap karena ia kehilangan kesadaran. Dan pada suatu ketika dia menemui Rosulullah untuk meminta do’a agar penyakitnya bisa sembuh. Tapi Rosulullah memberikan pilihan kepada wanita hitam tersebut, dido’akan rasulullah agar sembuh dari penyakitnya atau meililih bersabar dengan penyakitnya sehingga dijanjikan surga baginya. Wanita hitam ini pun memiih untuk bersabar dengan penyakitnya. Kemudian wanita tersebut meminta dido’a dari Rosululloh agar ketika penyakitnya kambuh aurotnya tidak tersingkap. Maka Rosulullahpun  mendo’akannya. Subhanallah dari kisah ini kita dapat menarik banyak pelajaran, seorang yang hitam yang mungkin di masyarakat tidak dihiraukan keberadaanya dan dipandang sebelah mata, tetapi karena kemuliaan akhlak dan hatinya maka baginya surga. “Kesabaran atas ujian di dunia akan mewariskan surga.” Wanita hitam ini dalam keadaan tak sadar saja malu jika auratnya tersingkap. Tapi bagaimana kondisi wanita di zaman sekarang ini..??? Banyak wanita yang berpendidikan tinggi, memiliki intelektualitas, dan memiliki jasmani yang sehat dan rohaninya juga sehat (tidak mengalami gangguan mental/ sadar), mereka malah memamerkan auratnya seperti barang dangangan yang tak bernilai harganya. Naudzubillah   Perintah untuk menutup aurat salah satunya adalah dalam Al-Qur’an Surat An-Nur ayat 31, yang artinya: “Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya….” Oleh karena itu saudariku mari berhijab dengan tidak sekedar berhijab diluar (secara fisik) saja  tetapi hati kita juga perlu dihijab. Allah dalam Al-Quran memberikan pilihan, surga atau neraka. Itu semua kembali ke kita mau pilih yang mana.   Pesan Bagi para Muslimah Wahai saudaraku muslimah janganlah kalian halalkan aurat kalian untuk dilihat laki-laki yang dihalalkan untuk kalian. Sehingga menimbulkan kerusakan dimuka bumi ini.  Hiasilah diri kalian dengan akhlaqul karimah. Jangan lakukan perbuatan yang mana bisa menjatuhkan diri kalian kepada kehinaan. Sibukkanlah diri kalian dengan mentut  ilmu agama, karena ilmu agama adalah yang menjadi penerang jalan hidup. Penghuni paling besar di neraka adalah wanita, maka jagalah diri kalian agar tidak termasuk dalam golongan mereka (penghuni neraka). Pesan Bagi para laki-laki Bagi kaum laki-laki ini merupakan wasiat agar memilih wanita bukan sekedar karena, kecantikannya, kedudukannya atau harta wanita semata. Karena itu bukanlah ukuran kebahagiaan yang haqiqi didunia.   “Sesungguhnya satu wanita sholehah itu lebih mulia dari seribu laki-laki yang shaleh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *