JURUS SKI #2 (KAJIAN PENGURUS SKI)

  • 0

JURUS SKI #2 (KAJIAN PENGURUS SKI)

Category : AGENDA

Hari, Tanggal  : Rabu, 28 Mei 2014 pukul 16.05-17.30

Tempat            : Aula gedung UKM FKIP UNS

Tema               : Memaknai Syahadat untuk Membina Dakwah yang Kuat

 

Oleh : Ustad Norma Mukti Bimacahya

Beriku ini materi yang disampaikan :

  1. Ulasan film perjuangan Muhammad Al-Fatih

Beliau menyebut film tersebut sebagai bentuk “Beyond Inspiration, sebuah keyakinan akan janji Allah SWT”. Jadi sebuah keyakinan pribadi yang kuat akan menghasilkan suatu inspirasi yang luar biasa. Muhammad Al-Fatih sendiri terispirasi oleh sebuah hadits yang artinya :

“Kalian pasti akan membebaskan Konstantinopel, sehebat-hebat Amir (panglima perang) adalah Amir-nya dan sekuat-kuatnya pasukan adalah pasukannya.” (HR Ahmad)

Hadist yang diungkapkan oleh Rasulullah sekitar 800 tahun sebelum penyerangan tersebut menjadi inspirasi terbesar Al-Fatih untuk menjadi seorang amir luar biasa yang mampu menaklukkan Konstantinopel, dimana didalamnya merupakan tempat hidup para Nasrani. Selain hadist, Al-Quran juga sebagai sumber inspirasi yang tak akan pernah untuk diambil kebaikannya dan senantiasa membuat manusia berfikir.

Sekilas kehidupan Al-Fatih :

  • Sejak kecil dididik dengan insentif oleh ulama pilihan diantaranya Syaikh Aaq-Syamsudin
  • Menguasai 7 bahasa dalam umur 23 tahun, dan menjadi gubernur walikota ketika berumur 21 tahun
  • Semenjak baligh hingga ia meninggal tidak pernah meninggalkan sholat rawatib dan tahajjud

Al-Fatih juga merupakan seorang yang cerdas, salah satunya terbukti dari cara dia untuk menyuruh ayahnya sebagai pemimpin agar ia pulang dan kembali memimpin dengan cara yang halus. Cuplikan isi suratnya adalah : “Seharusnya seorang pemimpin berada di tengah rakyatnya dalam situasi seperti ini. Jika engkau sebagai pemimpin maka kembalilah. Dan jika aku pemimpinnya, maka sebagai pemimpin aku minta ayah pulang”.

Selain meminta kepada Allah, Islam juga mengajarkan dilakukannya usaha-usaha manusiawi seperti yang dilakukan oleh Al-Fatih, ia membentuk pasukan Rayal Janissaries/Inkisaria guna menaklukkan Konstantinopel yang berjumlah 7000 pasukan, dimana setengah dari jumlah tersebut selalu melakukan tahajjud, bahkan ketika dalam situasi perang pun mereka mendirikan sholat jamaah. Pasukan tersebut dikerahkan untuk menaklukkan benteng Konstantinopel yang tingginya mencapai 18 meter, dan penyerangan pun dilakukan melalui tiga jalur yaitu : Laut Mormora, Golden Horn/Tanjung, dan benteng Konstantinopel itu sendiri.

Implikasi Syahadatain

Wujud (inti) dari pelafalan syahadatain adalah :

1)      Tujuan hidup kita haruslah Allah semata

2)      Menjadikan Islam sebagai pedoman hidup, dan

3)      Menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan

Dengan perwujudan ketiga hal tersebut maka akan terbentuk dua hal yaitu :

1)      Hati yang sehat, diwujudkan dalam bentuk :

  • Berharap hanya kepada Allah
  • Senantiasa takut terhadap azab Allah
  • Mencintai Allah

Dari penerapan tiga hal tersebut maka akan terbentuk salimul aqidah (aqidah yang kuat dan tidak mudah goyah).

2)      Pikiran yang cerdas, sesungguhnya semua umat Islam itu cerdas, untuk mewujudkan hal tersebut maka haruslah :

  • Senantiasa membaca al-Quran
  • Mempelajari ilmu dunia, ilmu dunia merupakan salah satu bentuk pengembangan dari percaya pada takdir yang kemudian dari situ kita menganalisis sebab akibat dan pada akhirnya terciptalah suatu ilmu
  • Mengingat akan kematian

Kedua hal tersebut akan berujung pada semangat berdakwah dan bertarbiyah. Semoga dengan memaknai syahatain ini maka hidup kita akan menjadi lebih baik.

Mari senantiasa luruskan niat kita. Semoga Allah menjadi satu-satunya tujuan.

Semoga bermanfaat.

 

By: Departemen Pembinaan Pengurus, Bidang Pembinaan, SKI FKIP UNS 2014

~Membina dengan Cinta~

#harmony2014

 


Leave a Reply