Yuk Menghidupkan Hati dengan Memaafkan Kesalahan Orang lain

Saudaraku hati akan hidup jika dimasuki cahaya keimanan. Tapi cahaya itu akan cepat padam jika tidak dipelihara. Banyak membaca Al-Qur’an akan menghadirkan kebahagiaan dalam hidup kita. Termasuk pada kehidupan berkeluarga. Rasulullah SAW bersabda: “Banyaklah membaca Al-Qur’an di rumah-rumah kalian. Karena rumah yang banyak dibacakan Al-Qur’an akan bertambah banyak kebaikannya, terasa luas bagi penghuninya, dihadiri para malaikat, dan ditinggalkan setan. Sedangkan rumah yang tidak dibacakan Al-Qur’an akan bertambah banyak keburukannya, terasa sempit bagi penghuninya, ditinggalkan para malaikat, dan didatangi setan.” [HR. Abdurrazzaq dan Ibnu Abi Syaibah]. Sahabat Abu Hurairah ra. juga berkata, “Rumah yang ada tilawah Al-Qur’annya bagaikan rumah yang memiliki cahaya. Sedangkan rumah yang tidak ada tilawah Al-Qur’annya seperti tempat kotoran.” Membaca Al-Qur’an membuat hubungan sesama anggota keluarga menjadi harmonis dan bahagia. Rumah ahlul Qur’an juga akan menjadi cahaya bagi lingkungan sekitar. Kebaikan-kebaikannya juga akan dirasakan oleh para tetangga. Kebaikan-kebaikan ini tentu bertambah sebanding dengan bertambahnya iman. Demikian juga iman akan bertambah sejalan dengan bertambahnya kebaikan-kebaikan ini. Rasulullah SAW. bersabda: “Ada tiga hal kujamin. (Pertama), harta tidak akan berkurang karena disedekahkan. (Kedua), setiap kali orang memaafkan kejahatan orang lain, pasti Allah Ta’ala akan menambahkan kemuliaannya. (Ketiga), setiap kali seseorang membuka pintu meminta-minta kepada orang lain, Allah Ta’ala juga pasti membuka pintu kemiskinan.” [Shahihul Jami’]. Saudaraku memaafkan kesalahan dan kejahatan orang lain adalah akhlak yang sangat mulia. Allah Ta’ala akan membalasnya dengan menambahkan kemuliaan pada diri kita. Bertambahnya kemuliaan pastilah disebabkan dari bertambahnya keimanan kita. Allah Ta’ala akan menambah keimanan orang yang memaafkan orang lain sebagaimana firmannya: وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا أَلاَ تُحِبُّونَ أَن يَّغْفِرَ اللهُ لَكُمْ “Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu?” [An-Nur: 22]. Dengan memaafkan orang lain kita akan mendapatkan pahala ampunan dari Allah SWT. Siapa yang tidak mengharapkan ampunan Allah Ta’ala? Sumber: www.dakwatuna.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *