KMAH_CERIA “Shaffiyyah Inspirasi Muslimah Untuk Formasi Masyarakat Rabbani”

11137615_806667539409478_1635143989_o

Pada hari jum’at, 24 April 2015 telah terlaksana Kajian Muslimah yang diselenggarakan oleh Kemuslimahan SKI FKIP UNS, bertempat di Lobi gedung D FKIP UNS. Kajian kali ini karena bertepatan dengan bulan peringan hari Kartini, kajian ini mengangkat tema “Shaffiyyah Inspirasi Muslimah Untuk Formasi Masyarakat Rabbani”. Kajian ini disampaikan oleh ustadzah Evi Kusumawardhani S.Pd. Peserta terlihat antusias dengan kajian kali ini, terbukti dengan jumlah peserta yang datang melebihi kesempatan-kesempatan sebelumnya.

Dengan dipandu oleh seorang pembawa acra. Kajian ini berlangsung dengan lancar. Ustadzah Evi Kusumawardhani dengan tema “Shaffiyyah Inspirasi Muslimah Untuk Formasi Masyarakat Rabbani” menjelaskan:

Belajar dari wanita-wanita zaman kejayaan Islam pada masa Rasulullah Saw yang memimpin, banyak sekali wanita (muslimah) yang patut di teladani , ada khadijah, Aisyah, Salamah, dan yang lainnya. Dan salah satu yang bisa dijadikan teladan adalah Shaffiyyah binti Abdul Muthalib, beliau adalah bibi Rasulullah Saw adalah salah satu contoh wanita muslimah yang luar biasa, seorang Mujahidah yang sabar, tabah, tegar, pada usianya 56 tahun beliau sudah ikut memperjuangkan Islam, berdakwah yang ikut turun dalam perang Uhud dan pada saat perang itulah ia melihat saudara kandungnya Hamzah yang terbunuh, tapi perlu kita ketahui , Shaffiyyah adalah sosok wanita yang pertama kalinya berani membunuh seorang laki-laki pada saat perang khandaq jika dilihat sangat  luar biasa melihat perjuangannya, demi menegakan Islam dan cinta kepada Dakwah, sedang kita , terkadang susah dan jarang sekali untuk saling mengingatkan kepada saudara kita

Selain wanita hebat pada jaman Rasulullah ada juga wanita Indonesia yang juga menjadi pelopor semangat juang, kaum wanita dengan istilah emansipasi wanita yang di bawa R.A Kartini, Cut Nya Dien yang berjuang dengan kalimatullah, namun yang paling dikenal adalah R.A Kartini, karena hanya kartinilah yang memiliki karya tulisan sehiingga kisah perjalanannya diketahui banyak orang.

Sudah banyak wanita-wanita hebat sebelum kita lahir di dunia dan di negara ini, sekarang kitalah yang bertanggung jawab sebagai seorang wanita, pelahir generasi penerus bangsa, harus lah membawa misi yang sama seperti yang wanita-wanita muslimah terdahulu dicangangkan, karena kita sebagai seorang wanita punya peran yang begitu penting, Peranan ini dapat kita lihat di QS.At Taubah 104. Dan sebagai pionir kebaikan anak bangsa haruslah kita sebagai muslimah mempersiapkan segalany.

Khadijah punya jejaknya sendiri, Aisyah punya jejaknya sendiri, Shaffiyyah punya jejaknya sendiri, maka dari itulah kita sebagai wanita muslimah berusaha senantiasa meniggalkan jejak menorehkan kebaikan, sebaik mungkin untuk berdakwah seperti wanita-wanita sebelum kita. Kita adalah wanita yang meneruskan misi mereka menebar kebaikan dan berdakwah dijalan Alloh di dunia, dan buktikanlah cinta kita , nafas perjuangan kita hanya karena Alloh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *