Hukum memakai Kutex ???

11412219_830201457056086_118311859558365615_n

Assalamualaykum Sahabat Muslimah 🙂

Selamat menebar kebaikan semoga Alloh senantiasa memberikan kemudahan untuk kita yaa..

Sahabat muslimah suka pakai kutex atau pewarna kuku untuk tampil lebih cantik ga ???? gimana hukumnya yaa yuk sedikit kita berbagi disini tentang kutex 🙂

Pewarna kuku adalah bagian dari perhiasan wanita. Dengan ini para wania berhias dan berharap untuk bisa tampil lebih cantik dan menarik. Hasrat untuk tampil cantik dan menarik merupakan fitrah bagi wanita. Karena Allah SWT memang telah menjadikan mereka suka keindahan dan kecantikan. Kalian suka demikian kah ?

Apabila kecantikan dan dandanannya itu disalurkan sesuai dengan apa yang dihalalkan oleh Allah SWT, maka semua itu justru akan menjadi ibadah dan sarana pendekatan diri kepada Allah SWT. Misalnya bila seorang wanita berusaha tampil cantik dan menarik di depan suaminya dengan aneka make up termasuk salah satunya memakai pewarna kuku, sehingga dengan itu suaminya menjadi tertarik dan senang kepadanya, maka bagi wanita itu ada pahala dan ganjaran dari Allah SWT.

Sebaliknya bila kecantikan dan dandanannya itu digunakan untuk menjerat laki-laki lain yang bukan mahramnya sehingga menimbulkan zina mata dan terbangkitnya nafsu syahwatnya, maka bagi wanita itu ada dosa dan ancaman siksa di neraka.

Jadi hukum memakai pewarna kuku itu bisa menjadi ibadah sunnah sekaligus bisa juga menjadi dosa. Tergantung niat atau tujuan pemakainnya dan juga praktek dari niatnya itu. Kembali bahwa garis besarnya adalah kepada niat kita ya shalihah

Sedangkan dari sisi wudhu?, umumnya pewarna kuku (kutek) merupakan zat pewarna yang membentuk lapisan kedap air. Sehingga air tidak bisa membasahi kuku-kukunya ketika berwudhu. Sehingga bila dia berwudhu; dalam keadaan memakain kutek, jelaslah bahwa wudhunya itu tidak syah, karena diantara anggota tubuh yang harus dibasuh adalah kedua tangan hingga siku.

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan kakimu sampai dengan kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah : 6).

Tidak terbasahinya kuku seorang wanita mengakibatkan wudhunya tidak syah. Padahal syarat syahnya shalat itu adalah berwudhu atau suci dari hadats. Dengan demikian, maka tanpa wudhu yang syah, shalatnya pun tidak syah juga. Untuk itu bila ingin memakainya, pastikan bahwa seorang wanita itu sudah berwuhdu. Atau sebelumnya dan dia bisa menahan segala hal yang membatalkan wudhu. Dalam keadaan itu, dia boleh melakukan shalat dan shalatnya syah. Tapi bila batal wudhu?nya, tentu saja dia harus berwudhu lagi dan untuk itu dia harus menghapus dahulu kuteknya agar wudhunya sah.

Wallahu A`lam Bish-shawab

Sumber www.syariahonline.com dengan beberapa perubahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *