CINTA UNTUK PRAJURIT MUSLIMAH

Perumpamaan persaudaraan seorang muslim itu seperti anggota badan. Jika satu diantaranya ada yang sakit maka semua akan mesakan sakit.

Seperti yang sedang dirasakan oleh kami, sebagian muslimah yang tengah merasakan nikmat dan tentramnya berhijab syar’i. Tapi sayang ketentraman yang kami rasakan belum bisa sepenuhnya membuat kami bahagia , karena masih banyak saudara-saudara muslimah di luar sana yang tengah kesuliatan menjalankan kewajiban berhijab syar’i.

Salah satu contohnya adalah saudara kami para prajurit muslimah TNI yang belum mendapatkan izin memakai jilbab pada saat dinas. Ini berarti mereka belum mendapatkan hak sepenuhnya dalam kebebasan beragama, kebebasan menjalankan perintah sesuai dengan agama yang dianut. Bukankah sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa di peruntukan untuk seluruh warga negara Indonesia? Termasuk prajurit muslimah TNI.

 

Kepada Bapak panglima TNI,

Kepada Bapak Presiden,

Kepada Pemerintah Indonesia,

Dan kepada siapa pun yang dapat menolong saudara kami, tolong bantu mereka

 

Bantu saudara muslimah TNI untuk mendapatkan haknya memakai jilbab pada waktu dinas. Mereka adalah tulang punggung negara dalam hal keamanan, tapi bagaimana jika mereka belum bisa “mengamankan” diri mereka sendiri? Percayalah, jilbab mereka tidak akan mengganggu kerja mereka. Muslimah TNI berjilbab bukan berarti membuat perbedaan dan membuat mereka tidak solid. Menurut Sukamta, salah satu Anggota Komisi I DPR RI mengatakan bahwa “soliditas tidak selalu berarti keseragaman, soliditas justru bisa lahir dari rasa hormat terhadap keberagaman sesama prajurit”. Dan bukankah kita sudah terbiasa dengan keberagaman. Kita beda tetapi tetap satu.

 

Saudara TNI telah mengabdi untuk negeri

Tolong mereka wahai penguasa negeri

Agar hak-haknya terpenuhi

Karena wanita adalah salah satu kunci peradaban

Maka perbaiki salah satu kuncinya agar tercipta negeri yang menjadi dambaan

 

Muslimah TNI pun seorang hamba, yang harus taat pada Pencipta

Tolong mereka untuk berjilbab segera,

agar mereka bisa menyelamatkan diri mereka,

Suami mereka, dan ayah nya juga

Dari jerat azab dan api neraka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *