Berkilaulah Karena Akhlaqmu, Shalihah

Cantik, pintar, shalihah? Hmm… siapa sih yang tidak ingin menjadi muslimah seperti itu? kalian pasti juga kan? Tentunya :’) Sejatinya, memang seorang wanita adalah makhluk ciptaan Allah yang diberi kelebihan dibanding dengan laki-laki. Wanita memiliki paras yang cantik, kelembutan hati, dan kesabaran. Wanita memang makhluk yang indah, iyaa… indah. Semuanya, dari anggota tubuh bagian atas (rambut, mata, hidung,),  bahkan ketika seorang wanita mengenakan perhiasan pun ia akan terlihat semakin indah. Sehingga, tidak berlebihan jika wanita banyak disukai oleh laki-laki, apalagi dengan kelebihan yang dimiliki tersebut. Namun cukupkah hanya dengan kecantikan fisik saja seorang wanita terlihat cantik?

Tahukah kalian bahwa wanita yang berakhlaq mulia adalah dambaan setiap laki-laki? Iya, laki-laki sholeh pastinya. Akhlaq mulia itu bisa dididik sejak dini, salah satunya adalah dengan menjaga kehormatan dan harga diri seorang muslimah (iffah dan izzah), maka ia akan lebih dihormati daripada wanita kebanyakan. Nah, untuk menjaga kehormatan itu maka seseorang perlu memiliki akhlaqul karimah. Iya, akhlaq yang baik. Menghiasi diri dengan akhlaqul karimah bisa kita tunjukkan dengan kehalusan bahasa, kelembutan sikap atau perilaku, dan keluhuran budi pekerti serta mampu menjaga diri sebagai seorang muslimah. Sikap lemah lembut, halus dan berbudi pekerti yang baik dapat memelihara kehormatan wanita shalihah dari godaan laki-laki yang nakal atau iseng. Selain itu, akhlaqul karimah tidak hanya ditunjukkan dengan sikap lemah lembut dan keluhuran akhlaq saja tetapi juga harus tercermin dari cara berpakaian atau berbusana. Kalau orang jawa mengatakan ‘’ajining raga ana ing busana’’. Dari pepatah itu bisa disimpulkan bahwa akhlaq seseorang bisa dilihat dari caranya berpakaian. Apalagi kita sebagai seorang yang ngakunya ‘’Muslimah’’ nih tentunya harus menutup aurat ya, karena kan menutup aurat itu wajib seperti yang telah disampaikan dalam surah Al-Ahzab ayat 59 yang berbunyi

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allâh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Namun sayang, sekarang ini banyak dari kita yang mempertontonkan perhiasan yang ada pada wanita (kecantikan wajah, dan kemolekan tubuhnya). Naudzubillahimindzalik. Padahal kita tahu, semua itu merupakan pemberian atau nikmat dari Allah swt yang seharusnya kita jaga dan syukuri bukan untuk kita banggakan dan diperlihatkan oleh laki-laki yang bukan mahrom. Dimana letak rasa malumu ukhty? Tak malukah keindahan tubuhmu itu dinikmati oleh laki-laki yang belum tentu menjadi suamimu? Selain itu, di jaman yang modern seperti sekarang ini pergaulan antara laki-laki dan perempuan tidak lagi dibatasi, mereka bercampur baur, sehingga terkadang menimbulkan fitnah.

Ketahuilah ukhty, bahwa sesungguhnya kecantikan seorang wanita itu terletak pada akhlaqnya. Rasulullah sangat menyukai orang yang berperangai halus, baik bertutur kata maupun perilakunya. Beliau bersabda ‘’tiada sesuatu yang lebih berat timbangannya (pahalanya) melebihi (pahala) akhlaq mulia. Hr. Abu Dawud dan Tirmidzi. Selain itu, kemuliaan seorang wanita adalah terdapat pada rasa malunya terhadap laki-laki yang bukan mahromnya. Jika seorang wanita tidak lagi mampu menjaga dirinya dengan baik, tidak memiliki rasa malu dan masih bangga memperlihatkan auratnya, apakah dia tidak takut terhadap dosa-dosa yang ia perbuat? Apakah tidak takut terhadap azab dan siksa Allah swt?  Astaghfirullah… Masih pantaskah disebut sebagai wanita yang shalihah?

Wanita shalihah itu adalah wanita yang menutup auratnya dengan baik, mampu menjaga diri dengan benteng keimanan, memiliki akhlaq yang mulia, menjauhkan diri dari segala bentuk maksiat serta menjadikan alquran dan hadist sebagai pegangan hidupnya. Nah, yuk kita bermuhasabah diri lagi.. sudah sejauh mana akhlaq kita selama ini? Apakah sudah baik atau masih perlu perbaikan? Mumpung masih diberi kesempatan sama Allah, mari kita perbaiki diri ini, semakin mendekat sama Allah, insya Allah.. Allah juga akan semakin sayang dan dekat dengan kita. Jaga diri dan kehormatan kita sebagai seorang muslimah, dan tentunya jagalah hanya untuk suami kita kelak.

Jadikan Alquran dan hadist sebagai pedoman hidup, janganlah menyakiti oranglain, hilangkan sifat su’udzon, marah, iri, dengki, tebarkanlah senyum dan kebaikan dimanapun kita berada, tak lupa selalu bekali diri kita dengan ilmu agama..karena dengan semakin wanita menguasai ilmi-ilmu agama maka akan semakin terpancar pula dari wajahnya sinar keimanan dan keshalihannnya.  Tampilah indah..indah..dan indah selalu di mata Allah :’) Hiasilah dirimu dengan Akhlaq yang mulia, dengan begitu engkau akan terlihat semakin berkilau, shalihah ^_^

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *