Category Archives: AGENDA

  • 0

Seminar Nasional The Art of Teaching

Category : AGENDA , Islamic Week 2016

received_1735920693287757

SKI FKIP UNS bersama Forum Lembaga Dakwah Kampus UNS telah menyelanggarakan Seminar Nasional The Art of Teaching pada hari Kamis, 5 Mei 2016. Seminar The Art of Theaching (TAT) dengan tema “Mendidik dengan Seni, Menciptakan generasi Pembaharu Negeri” merupakan salah satu rangkaian acara Sebelas Maret Islamic Festival (SIFT) 1437.

Seminar ini diisi oleh dua pembicara yaitu Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd (Dekan FKIP UNS) dan Drs. Suyudi (Pendiri Sekolah Alam Bengawan Solo). Acara yang dibuka Pukul 08.25 WIB ini dipandu oleh MC, Akh Badrun, Mahasiswa Pendidikan Kimia 2013. Diawali dengan tilawah oleh Akh Burhan, dilanjutkan sambutan oleh Akh Aditya Pradana (Ketua Umum SKI FKIPUNS 2016). Beliau menyampaikan bawa pergantian generasi adalah sebuah keniscayaan baik dan buruknya generasi tergantungg dari penyiapan generasi sebelumnya. Maka dari itu kita menyiapkan generasi setelah kita dengan sebaik-baiknya melalui pendidikan. Tugas mendidik bukan hanya tugas guru, melainkan setiap kita mempunyai tugas mendidik.

Pada saat penyampaian materi, kedua pembicara dimoderatori oleh Akh Yahya Dwi Putra Nugraha (Mawapres FKIP 2015). Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. Pak dekan menyampaikan materi tentang metode dan strategi dalam pembelajaran. Harapannya dalam proses belajar mengajar tidak selalu guru yang aktif, namun siswa juga harus aktif. Pemateri kedua yaitu Drs. Suyudi (pendiri Sekola Alam Bengawan Solo). Beliau menyampaikan materi terkait pendidikan di Indnesia, masalah yang ada, dan bagaimana mengatasi masalah tersebut.

Setelah pemaparan materi selesai dilanjutkan sesi Tanya jawab yang masih dipandu oleh moderator. Para peserta antusias ingin bertanya. Diakhir acara Laziz UNS mempersembahkan hiburan pantomime oleh anak-anak binaan Lazis UNS. Sebelum acara ditutup, ada penyampaian pengumuman lomba akustik dan poster yang merupakan serangkaian acara Islamic week #5. Pukul 11.30 acara ditutup oleh MC.


  • 0

  • 0

Lomba Poster Hari Guru

Salah milih warna, badalah… Eeh, astaghfirullah.

Begitu salah satu celetukan teman peserta dari prodi Pendidikan Seni Rupa yang sedikit ‘sungkan-sungkan’ di tengah SKI. Seketika membuat kami tertawa bersama. 😀

24 November 2015, sore, lomba poster diselenggarakan SKI FKIP UNS dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional. Salah satu bentuk apresiasi SKI untuk guru-guru yang tulus berjuang meski tak mendapat banyak uang, untuk guru-guru yang selalu sabar mendidik tanpa obsesi gaji naik. Lomba poster ini dilaksanakan di lobi gedung D FKIP UNS, pukul 16.00 acara dimulai. Waktu maksimal pembuatan poster adalah 2 jam. Peserta yang didominasi oleh prodi Pendidikan Seni Rupa tampak antusias menggoreskan ekspresi mereka di kertas A3 yang panitia sediakan.

Selain diiringi hujan yang menyejukkan, untuk menemani peserta yang sedang membuat karya, panitia mengadakan bincang-bincang ringan dengan mendatangkan 2 tokoh di UNS, yaitu Doni Wahyu Prabowo, presiden BEM UNS 2016 terpilih dan Dwi Handoyo Putro, Kepala Bidang Kominfo JN UKMI UNS, yang kami mintai opininya mengenai lomba poster Hari Guru Nasional, peran mahasiswa, dan karya seni yang digabungkan sebagai upaya dakwah. Hingga mendekati maghrib, hujan telah reda, tampak peserta sudah hampir menyelesaikan karyanya.

2 jam pengerjaan karya berlalu dan peserta harus segera mengumpulkan poster buatan mereka. Candaan-candaan dari mahasiswa Seni Rupa yang kadang out of the box sempat muncul disela-sela pengumpulan karya. Acara ditutup dan dilanjutkan dengan shalat Maghrib bersama-sama.

Pemenang akan diumumkan setelah penjurian dan pameran. Penasaran siapa pemenangnya? Tunggu hasilnya hari Jumat nanti. 🙂

[r]


  • 0

SKI ‘Berpetualang’ ke IAIN Surakarta

Sentra Kegiatan Islam (SKI) FKIP UNS telah mengadakan kunjungan silahturrahim ke Lembaga Dakwah Kampus (LDK) IAIN Surakarta pada Sabtu, 31 Oktober 2015. Kunjungan diikuti kurang lebih 50 orang, dari SKI FKIP UNS dan LDK IAIN Surakarta. Pertemuan dilaksanakan di Masjid Al-Bukhari IAIN Surakarta.

Selayaknya acara kunjungan, acara dibuka dengan bacaan basmalah kemudian pembacaan tilawah dari pihak IAIN dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua umum IAIN Surakarta, Muhammad Nurul Ihsan.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan singkat tentang lembaga dakwah masing-masing kampus. Dimulai dari ketua umum IAIN memaparkan bidang-bidang yang ada di LDK IAIN Surakarta kemudian dilanjutkan oleh ketua umum SKI FKIP UNS, Taufik Ahmad Fahrudin. Sampai akhirnya masuk ke acara inti, yaitu diskusi. Acara diskusi dilakukan secara terpisah antara ikhwan akhwat. Setelah mendapatkan arahan dari MC, masing-masing melingkar untuk memulai diskusi. Diawali oleh sambutan singkat dari pihak IAIN, acara diskusi dimulai. Diawali dengan memaparkan program kerja di masing–masing perwakilan dari tiap bidang dan departemen. Baik pihak SKI FKIP UNS maupun IAIN Surakarta saling mengajukan pertanyaan. Acara ini berlangsung dengan ketatnya karena antusias penanya yang tinggi dan respon yang memuaskan.

Tidak terasa hingga di ujung acara, karena keterbatasan waktu, acarapun harus diakhiri. Setelah ditutupnya acara oleh MC, acara terakhir adalah sesi foto bersama di halaman masjid Al-Bukhari. Harapan diadakannya acara kunjungan ini adalah semakin eratnya jalinan ukhuwah dari dua lembaga dakwah dan juga berbagi perkembangan dakwah di masing-masing lembaga. [Adhe]


  • 0

Golden Step #3 | Training Pemuda Islam SKI FKIP UNS

Category : AGENDA

11960100_993903303965245_8679015958147745477_n

 

GOLDEN STEP 2015 : Grow To Be Legend, Struggle To Be Champion
Sabtu-Ahad, 19-20 Sept 2015 | Tawangmangu | HTM : 25k

Agenda spesial dari SKI FKIP UNS untuk kalian MAHASISWA MUSLIM FKIP UNS angkatan 2015,
pemuda yang mau berubah menjadi generasi yang mandiri, tangguh, dan kreatif.

x : agenda apa kak ?
y : Training Pemuda Islam GOLDEN STEP #3
x : apaan tuh kak ?
y : GS adalah salah satu agenda besar SKI sebagai gerbang pertama bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan dakwah kampus, dek.
x : Ohhh.. emang acaranya apa aja kak ?
y : banyak dek, ada training kepemudaan, perkenalan keorganisasian, game, outbound, dan lain-lain. seru, asyik deh pokoknya.
x : kapan sih kak itu acaranya ?
y : 19-20 September 2015 di Tawangmangu dek
x : wah, kayaknya menarik. pengin ikutan kak. gimana cara daftarnya ?
y : caranya gini dek . ketik : GS#3_Nama_Prodi_No.HP kirim ke 085741828246 (Ahmad) untuk maru putra, 087848428945 (Unin) untuk maru putri.
x : ok deh kak aku kirim nih, makasih infonya
y : sama-sama dek. semoga bermanfaat

Yuk, jangan ketinggalan buruan daftar GOLDEN STEP#3.
info lebih lanjut:
kunjungi stand kami mulai 27 Agustus 2015 di selasar MASJID NURUL HUDA UNS.

Narahubung klik di http://jnukmi.uns.ac.id/2015/09/16/golden-step-3-training-pemuda-islam-ski-fkip-uns/ atau http://ski.fkip.uns.ac.id/


  • 0

KETENTUAN LOMBA TPA | Islamic Week #4

Category : AGENDA

received_1145884292110925

 

  1. Nama Kegiatan : Lomba TPA se-Solo Raya, dalam rangka Islamic Week #4
  2. Tema : “Lomba TPA Ceria, Generasi Muslim Penuh Karya”
  3. Waktu Pelaksanaan: Minggu, 11 Oktober 2015, pukul 07.00 – 14.30 WIB
  4. Tempat : Masjid Nurul Huda UNS
  5. Ketentuan-Ketentuan Lomba

 

MEWARNAI

Peserta

  • Santri TPA perorangan usia 4 – 8 tahun (TK – kelas II SD).
  • Jumlah perwakilan dari masing-masing TPA tidak dibatasi.

Materi

  • Gambar mengacu pada tema: “Anak Sholeh Cinta Masjid dan TPA”.

Alokasi Waktu dan Peralatan

  • Waktu 2 jam (120 menit).
  • Alat mewarnai (meja, pensil warna/krayon, dll) dibawa oleh masing-masing peserta.
  • Kertas dan sketsa gambar disediakan oleh panitia dengan ukuran kertas A4.

Kriteria Penilaian

  • Variasi Warna
  • Pemilihan warna
  • Tata warna
  • Bidang Keindahan
  • Kekayaan warna
  • Kekayaan imajinasi
  • Kebersihan dan kehalusan

 

KALIGRAFI

Peserta

  • Santri TPA perorangan usia 6 – 12 tahun (kelas I – VI SD).
  • Jumlah perwakilan dari masing-masing TPA tidak dibatasi.

Materi (Pilihan Teks Kaligrafi)

  • Pilihan teks kaligrafi bebas, terserah pada peserta lomba.
  • Diperbolehkan membawa contoh.

Alokasi Waktu dan Peralatan

  • Waktu 2 jam (120 menit).
  • Peralatan kaligrafi dibawa sendiri oleh masing-masing peserta.
  • Kertas disediakan oleh panitia dengan ukuran kertas A4.

Kriteria Penilaian

  • Ketepatan kaidah penulisan.
  • Kebersihan dan keindahan penulisan.
  • Keserasian warna dan ornamen/hiasan.

 

PILDACIL

Peserta

  • Santri TPA perorangan usia 6 – 12 tahun (kelas I – VI SD).
  • Jumlah perwakilan dari masing-masing TPA maksimal 1 santri (putra atau putri).

Materi/Tema

  1. “Keutamaan Menuntut Ilmu”
  2. “Aku Bangga Menjadi Seorang Muslim”
  3. “Birrul Walidain”

Alokasi Waktu

  • Waktu 6 menit @peserta.

Kriteria Penilaian

  • Bidang isi dan bahasa.
  • Kelengkapan dalil Qur’an dan Hadist.
  • Metode penyampaian (vokal, intonasi, ekspresi, serta adab).
  • Dalam menyampaikan materi, peserta tidak diperkenankan membawa teks materi.

 

 

GURU TPA MENDONGENG

Peserta

  • Guru TPA perorangan usia 15 – 30 tahun (kelas IX SMP, usia SMA – 30 tahun).
  • Jumlah perwakilan dari masing-masing TPA maksimal 1 guru (putra atau putri).

Materi/Tema

  • “Para Pengusung Dakwah Islam” (Nabi, Sahabat Nabi, dan Tokoh Pemuda)
  • “Adab Sehari-Hari”
  • “Mengukir Karya Lewat TPA”

Alokasi Waktu

  • Waktu 9 menit @peserta.

Kriteria Penilaian

  • Bidang isi dan bahasa
  • Kelengkapan dalil Qur’an dan HadiT
  • Metode penyampaian (vokal, intonasi, ekspresi, serta adab)
  • Dalam menyampaikan materi, peserta tidak diperkenankan membawa teks materi

 

HAFALAN JUZ ‘AMMA

Peserta

  • Santri TPA perorangan usia 6 – 12 tahun (kelas I – VI SD).
  • Jumlah perwakilan dari masing-masing TPA maksimal 1 santri (putra atau putri).

Teknik Lomba

  • Peserta mengambil nomor undian (tampil sesuai nomor urut undian).
  • Peserta membacakan surah Al-Qur’an (jus 30) dengan mengambil undian (1 kali kesempatan).
  • Peserta meneruskan ayat Al-Qur’an yang dibacakan oleh juri.

Kriteria Penilaian

  • Bidang tajwid dan makhorijul huruf.
  • Bidang fashahah dan adab.
  • Bidang tahfizh (hafalan).

 

LCC

Peserta

  • Santri TPA berkelompok usia 11 – 15 tahun (kelas V – VI SD, kelas VII – IX SMP).
  • Jumlah perwakilan dari masing-masing TPA maksimal 1 kelompok yang terdiri dari 3 santri (putra/putri).

Materi

  • Shiroh Nabawiyah
  • Tsaqofah Islam
  • Ilmu Tajwid

Teknik Lomba

  • Lomba terdiri dari 2 tahap/babak: Penyisihan dan Final
  • Babak penyisihan, peserta mengerjakan soal tertulis (individual)
  • Babak final, peserta menjawab soal wajib, lemparan, dan rebutan

Alokasi waktu

  • Waktu 3 jam (180 menit)
  • Babak Penyisihan: 30 menit
  • Babak Final: minimal 1 jam (60 menit)

Kriteria Penilaian

  • Babak Penyisihan, nilai tes tertulis adalah akumulasi 3 peserta (1 kelompok)
  • Babak Final:
    • Soal Wajib jika jawaban benar nilai 10, salah nilai 0
    • Soal Lemparan jika jawaban benar nilai 10, salah nilai 0
    • Soal Rebutan jika jawaban benar nilai 10, salah dikurangi 5

 

PENDAFTARAN PESERTA

Peserta melakukan pendaftaran dengan cara:

Ketik: IW#4_Nama Lengkap_Jenis Lomba_Asal TPA_Alamat Lengkap

Kirim ke: 081914334810 (Sidiq) atau 085747775192 (Hasna)

HADIAH: Trophy, Sertifikat, Bingkisan (Juara I, II, dan III)

 

TANGGAL PENTING

  1. 3 September-10 Oktober 2015 : Pendaftaran
  2. 3 Oktober 2015 : Technical meeting (Ruang seminar NHIC)
  3. 11 Oktober 2015 : Pelaksanaan lomba (Student center UNS)

  • 0

SKI FKIP UNS Sambut Kunjungan Rohis SMA N Kerjo, Karanganyar

IMG_7876

Open House yang diadakan hari Ahad, 14 Juni 2015 ini merupakan bentuk kunjungan dari Rohis SMA Negeri 1 Kerjo, Karanganyar ke SKI FKIP UNS. Kunjungan yang diselenggarakan di Aula Gedung E lantai 3 ini dihadiri oleh 31 ikhwan dan 57 akhwat. Acara dimulai pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB. Sebagaimana kunjungan–kunjungan biasanya, acara dimulai dengan pembukaan oleh MC yaitu akh Akbar dan pembacaan susunan acara. Acara dilanjutkan tilawah oleh akh  Oki. Kemudian sambutan–sambutan dari Ketua Umum SKI FKIP UNS, akh Taufik Ahmad Fahrudin dan sambutan dari pembina Rohis SMA Negeri 1 Kerjo yaitu Drs. Muhammad Sidiq. Sebelum memasuki acara inti yaitu diskusi, ada pemutaran video singkat tentang kegiatan–kegiatan SKI. Lalu acara berikutnya yaitu pemaparan singkat dari ketua SKI FKIP UNS dan dilanjutkan pemaparan dari Rohis SMA Negeri 1 Kerjo oleh Ketua Bidang Tarbiyah yaitu akh Bayu Anam. Lalu tiba di acara inti, yaitu sesi diskusi.

Sesi diskusi ini dimulai dengan pembahasan pertama berupa bagaimana cara menjaga keistiqomahan pengurus. Hal ini masih berhubungan dengan pembahasan selanjutnya yaitu cara membuat pengurus “betah” setelah open recruitment. Ada dua cara utama yaitu melalui pengurus dan sistem. Melalui pengurus dapat berupa membuat lingkungan dan suasana yang nyaman. Sediakan apa yang pengurus butuhkan. Sedangkan melalui sistem, hal yang dapat dilakukan ialah menyediakan program–program yang sekiranya dapat pengurus lebih dekat satu sama lain. Program–programnya dapat berupa SMS khusus, kajian pengurus atau agenda rutin lain yang non formal. Agenda rutin non formal dapat berupa olahraga bersama untuk ikhwan dan memasak bersama untuk akhwat.

Diskusi yang kedua, yakni tentang Dakwah melalui media sosial karena masyarakat saat ini tidak bisa lepas dari hal satu ini. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, cari media yang paling ampuh. Lihat siapa dulu sasarannya kemudian lihat media sosial manakah yang paling banyak dan sering mereka gunakan. Kedua, kita harus tahu medannya dan mempunyai kemampuan untuk menguasainya. Misalkan, di salah satu media sosial yang paling menonjol adalah melalui gambar–gambar yang menarik. Kita bisa menguasainya dengan cara membuat desain yang menarik perhatian mereka, seperti yang di MDC (Muslim Design Community).

IMG_7852

Acara berlangsung dengan lancar. Tidak terasa tibalah di ujung acara. Acara ini ditutup dengan penyerahan vandel dari keduanya. Dan diharapkan, ke depannya SKI FKIP UNS dan Rohis SMA Negeri 1 Kerjo bisa tetap menyambung tali silahturahim. Kemudian sebelum perpisahan, diadakan foto bersama di depan Masjid Nurul Huda UNS. Usai melaksanakan sholat dhuhur semua rombongan dari Rohis SMA N 1 Kerjo berpamitan pulang untuk melajuntkan kunjungan ke dua yakni ke LDK IAIN Surakarta.


  • 0

Kajian Dusun Binaan 1: Jangan Mengorbankan Agama demi Dunia

IMG_7694

Acara JIDAN 1 (Kajian Dusun Binaan 1) yang bertemakan “(Janganlah) Mengorbankan Aqidah Agama demi Sebentarnya Rona Dunia” ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2015 di Desa Dayu, Karanganyar. Acara ini meliputi dua kegiatan yakni bakti sosial dan kajian. Kegiatan bakti sosial tersebut berupa alat tulis dan makanan ringan yang dibagikan kepada anak-anak TPA sembari pengurus SKI mengajar TPA. TPA dilaksanakan pada waktu sore sedangkan kajian bersama warga dilaksanakan pada malam hari.

Kegiatan TPA di buka pengurus TPA Desa Dayu  kemudian pengelolaannya diserahkan kepada Pengurus SKI. Dari Pengurus SKI dibuka oleh Saudara Arfan sekitar pukul 15.45 WIB. Anak-anak terlihat sangat antusias dengan kegiatan tersebut, terbukti dengan anak-anak TPA yang datang lebih banyak daripada biasanya. Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca iqra’ satu persatu dengan disimak oleh Pengurus SKI yang hadir.

IMG_7607

Pengurus TPA Desa Dayu membuka kegiatan TPA

Seusai semuanya membaca iqra’, anak-anak tersebut kemudian diajak untuk bermain game diluar masjid. Ada beberapa jenis permainan, untuk yang putra di antaranya kucingan, angkat dan turunkan botol aqua dengan rafia (model berkelompok), dan berjalan memutar dengan bernyanyi. Untuk yang putri permainan yang dilakukan diantaranya menyalurkan karet gelang dengan menggunakan sedotan dari orang satu ke orang yang lain, dan menyebutkan nama anggota. Dalam kegiatan permainan ini melibatkan seluruh Panitia JIDAN dan anak-anak TPA Desa Dayu sehingga terjalin interaksi yang baik.

IMG_7624

Kegiatan permainan dengan anak-anak TPA Desa Dayu.

Kegiatan permainan ini selesai sekitar pukul 17.15 WIB. Setelah Permainan selesai adik-adik TPA kita ajak kembali masuk ke masjid. Sebelum kegiatan TPA dibubarkan ada pembagian alat tulis dan makanan ringan, serta foto bersama. Setelah kegiatan foto bersama, adik-adik TPA diperkenankan untuk pulang dan untuk Panitia JIDAN persiapan untuk sholat Magrib. Seusai Sholat Magrib, Panitia JIDAN dijamu oleh warga disana, yakni diminta untuk makan bersama.

IMG_7702

Kegiatan makan bersama dengan warga Desa Dayu.

Acara berikutnya setelah kegiatan makan bersama selesai, untuk yang akhwat melanjutkan untuk pulang, sedangkan yang ikhwan melanjutkan untuk mempersiapkan takjil dan kajian malamnya. Kajiannya malamnya dimulai sekitar 19.35 WIB. Warga Desa Dayu sangat antusias dengan adanya kajian tersebut, terbukti jumlah warga yang hadir sekitar 50 orang yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak. Kajian ini diisi oleh Ustadz Sukidi. Dalam kajian tersebut Ustadz Sukidi memaparkan tentang pentingnya aqidah islam dan juga tentang kristenisasi.

Kajian tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat disana mengenai kristenisasi yang sekarang ini sedang marak di masyarakat, agar nantinya masyarakat disana tidak terjerumus oleh adanya kristenisasi. Kegiatan ini usai pukul 21.00 WIB, akhirnya kajian ini ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Sukidi dan ucapan terima kasih dari Panitia JIDAN.

DSC01214

Kegiatan Kajian Kristologi malam harinya


  • 0

Berlayar Bertemu Saudara di Kebumen

Category : AGENDA


DSC06050Acara perdana SKI Berlayar (Bersama Wilayah Dakwah Menyebar) yang bertemakan “Bersama Wilayah Satukan Langkah Rekatkan Ukhuwah” ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 Juni 2015 di Kampus PGSD Kebumen dengan jumlah peserta total sekitar 74 peserta (ikhwan dan akhwat) yang merupakan gabungan dari SKI Kentingan, SKI Pabelan, SKI Kleco dan SKI Kebumen yang juga menjadi tuan rumahnya.

Tujuan diadakannya SKI Berlayar ini disamping untuk mengunjungi dan menjalin silaturahmi dengan saudara kita yang ada di Kebumen kita juga bertujuan untuk dapat lebih mengenal dan mengakrabkan seluruh pengurus SKI FKIP UNS, disamping itu menyampaikan bagaimana garis komando yang ada di SKI FKIP UNS dan profil pengurus SKI FKIP UNS juga menjadi tujuan diadakannya SKI Berlayar. Dirangkai dengan kegiatan outbond dan upgrading pengurus SKI FKIP UNS.

Kegiatan SKI Berlayar ini dimulai tanggal 5 Juni 2015 pukul 18.30 WIB, peserta kumpul dan melakukan registrasi, dilanjutkan shalat isya berjama’ah di masjid Nurul Huda. Selepas shalat peserta melakukan kegiatan ”aku kau dan mushaf” yang terlebih dahulu peserta melakukan ta’aruf antara SKI Kentingan, SKI Kleco dan SKI Pabelan.

DSC05970

Perjalanan ke Kebumen dimulai pukul 22.30 WIB dan sampai pada pukul 02.30 WIB, dilanjutkan dengan Qiyamul Lail berjama’ah di kampus PGSD Kebumen. Seusai melakukan Qiyamul Lail, perjalanan dilanjutkan ke Pantai Bopong untuk melakukan sholat subuh dan upgrading untuk semua pengurus SKI. Selesai upgrading, sekitar pukul 10.00 panitia dan seluruh peserta melakukan perjalanan kembali ke Kampus PGSD Kebumen yang kemudian dilanjutkan dengan ishoma sampai pukul 13.00 WIB.

Usai melakukan ishoma, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh Ketua Umum SKI Kentingan akh Taufik Ahmad Fahrudin. Acara ini dimulai pukul 13.30 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB. Materi kedua tentang profil pengurus disampaikan oleh akh Cahyo dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Di sela-sela penyampaian materi 2 dan sesi tanya jawab, peserta rombongan SKI FKIP UNS dari Surakarta  mendapatkan sambutan spesial dari Bapak Drs. Imam Suyanto, M.Pd selaku Pembina SKI PGSD Kebumen. Beliau sangat senang dengan kedatangan para mahasiswa dari kampus pusat, yang beberapa hari sebelumnya BEM FKIP UNS juga telah melakukan kunjungan ke kampus PGSD Kebumen.

Acara ditutup pukul 17.00 WIB dengan pemberian kenang-kenangan untuk SKI Kebumen dan foto bersama. Setelah acara resmi ditutup, peserta melakukan ishoma. Pukul 19.00 WIB panitia dan peserta melakukan perjalanan pulang ke Kampus UNS. Melalui acara SKI Berlayar 2015 ini, SKI FKIP UNS berharap ukhuwah antar pengurus SKI FKIP di Kentingan, Kleco, Pabelan maupun Kebumen dapat terjalin lebih erat demi dakwah di FKIP UNS yang sinergis. []


  • 0

TAT: “Making Leader Maker” dengan Jalan Kenabian

Category : AGENDA

 

Dwi Budiyanto menarik perhatian peserta TAT.

Dwi Budiyanto menarik perhatian peserta TAT.

The Art 0fTeaching, Seminar Nasional Pendidikan yang diadakan oleh SKI FKIP UNS. Dilaksanakan di Aula Fakultas Hukum, pada tanggal 18 April 2015. Acara dimulai pada pukul 8.45 WIB, dibuka oleh MC, Dede Rusmana dan Akbar Bagus Wicaksono. Acara dilanjutkan Tasmi’ oleh dek Muhammad dan Abbas QS. An-Naba’. Setelah itu sambutan Ketua Umum SKI FKIP UNS 2015 Taufik Ahmad Fahrudin. Dalam sambutannya, Ketua Umum SKI FKIP 2015 mengungkapkan bahwa “Bangsa yang besar adalah bangsa yang peduli dengan pendidikan. Kewajiban kita sebagai calon pendidik adalah untuk berkontribusi.” Dilanjutkan oleh sambutan dari Pembina SKI, Pak Moh. Muchtarom, S.Ag, M.SI. Dalam sambutannya Beliau menyampaikan bahwa Rasulullah SAW adalah pendidik yang mampu memanusiakan manusia. Tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia-manusia yang seutuhnya. Pendidik sebagai ujung tombak pendidikan Indonesia bertugas untuk mengubah pendidikan menjadi yang lebih baik, langkah awalnya adalah memperbaiki mindset pendidik. Salah satu faktor keberhasilan pendidikan di Indonesia adalah guru. Guru dapat mendidik siswanya melalui pendekatan positif terhadap semua siswanya. Mengubah mindset pendidik untuk menekankan dalam pembentukan karakter dan moral anak didiknya.

Menjadi guru bukanlah hal yang mudah, tidak sembarang orang bisa menjadi guru. Sebagai seorang guru yang cerdas, hendaknya mencontoh cara mendidik ala Rasulullah. Karena setiap sentuhan dan perbuatan Rasulullah menjadi tuntunan dan tauladan bagi orang lain. Menjadi seorang guru juga harus menanamkan sikap kejujuran kepada peserta didiknya walaupun sedang tidak diawasi.

Pada pukul 09.15 WIB Doni Wahyu Prabowo (Presiden BEM FKIP UNS) sebagai moderator memulai memandu acara. Kondisi pendidikan di Indonesia sekarang tidak mengutamakan pendidikan agama namun justru malah meniru pendidikan orang barat. Jika seorang pendidik mendidik dengan cara Nabi, maka para penerus bangsa akan menjadi penerus yang terbaik sesuai dengan tauladan Rasulullah. Orang-orang cerdas sekarang tidak didasarkan dengan moral namun dengan intelektual.

Moderator memperkenalkan profil pembicara tunggal, pada seminar The Art of Teaching tahun ini, yaitu Dwi Budiyanto, S.Pd.,M.Hum yang merupakan penulis Buku Prophetic Learning. Pembicara mengawali materi dengan pemanasan senam otak. Dilanjutkan ke materi.

Bagaimana model sekolah unggul ?

Sekolah unggul           : sekolah yang mendapatkan akreditasi A+ dari Dinas Pendidikan.

Sekolah unggul           : sekolah yang mempunyai fasilitas yang memadai

Sekolah unggul           : sekolah yang siswa-siswinya adalah anak-anak dengan nilai masuk tertinggi. Sekolah itu sangat ketat dalam penerimaan siswa baru.

Belum tentu. Dari kriteria di atas belum tentu sebuah sekolah bisa dikatakan unggul. Karena sekolah yang unggul adalah bagaimana guru (pendidik) dan sekolahannya efektif.

Classroom Management :

  1. Keefektifan
  2. Sekolah tidak efektif dan guru juga tidak efektif.
  3. Sekolah efektif dan guru tidak efektif.
  4. Sekolah efektif dan guru efektif.
  5. Sekolah tidak efektif dan guru efektif.

Menurut survei, bahwa sekolah dan guru yang efektif akan menjadikan sekolah tersebut unggul dan mencetak gnerasi yang baik. Guru yang berkualitas itu mampu meningkatkan kualitas siswanya. Karena guru adalah yang paling mempengaruhi perkembangan siswa-siswinya.

Dasar yang dimiliki seorang guru :

  1. Motif dan orientasi
  2. Kompetensi

tat

  1. Guru Inspiratif : mempunyai motif dan kompetensi yang baik.
  2. Guru Oportunis : mempunyai kompetensi yang baik, namun tidak mempunyai motif yang jelas.
  3. Guru Administratif : tidak mempunyai motif dan kompetensi yang jelas.
  4. Guru kurang kompeten : mempunyai motif yang jelas, namun tidak mempunyai kompetensi yang baik.

Pengajar bertugas untuk transvering knowledge dan skill. Tetapi seorang guru adalah bertugas untuk mentransfer dan menanamkan keyakinan sikap, motivasi, dan perilaku yang baik kepada murid-muridnya. Guru bisa bertugas 24 jam.

Secangkir Inspirasi dari Andy F Noya dan seorang guru SD “Kamu anak pandai, nak. Suatu hari kelak kamu akan berhasil. Dan kepandaianmu mengarang, nanti besar kamu bisa jadi pengarang atau wartawan.” Kata Bu Guru Ana pada Andi F Noya kecil. Dari perkataan dan do’a dari Bu Guru Ana tersebut, sekarang Andi F Noya menjadi wartawan dan presenter di salah satu Station televisi Indonesia.

Yang harus dimiliki guru adalah :

  1. Guru yang benar cara pandangnya.
  2. Guru yang mempunyai visi yang hidup.

Seni membentuk orang Prophetic Learning:

  1. Learning
  2. Leading
  3. Serving
  4. Inspiring

Seseorang yang mempunyai orientasi dan tujuan yang jelas, maka melakukan hal apapun menjadi menyenangkan. Ada 2 sikap seorang guru yaitu :

  1. Guru yang tegas namun tidak akrab.
  2. Guru yang akrab namun tidak tegas.

“Guru tidak hanya di rumah dan di keluarga, namun guru yang selalu ada 24 jam.”

Kesamaan visi sekolah dan visi orang tua adalah keinginan setiap orang tua. Menyiapkan pendidikan untuk menjadikan leader-leader yang berkualitas. Menyiapkan guru yang berkualitas dan menyuplai kebutuhan mereka. Seorang leader tidak harus berada di puncak tertinggi, namun jika di depan menjadi pemimpin. Jika di belakang menjadi pendorong yang kuat.

Yang harus ditanamkan orang tua:

  1. Menanamkan kedekatan anak-anak kepada Allah, kemudian kedua Qur’an.
  2. Bangun kesadaran anak-anak untuk mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari