Category Archives: UMUM

  • 0

Berkilaulah Karena Akhlaqmu, Shalihah

Category : KEMUSLIMAHAN , UMUM

Cantik, pintar, shalihah? Hmm… siapa sih yang tidak ingin menjadi muslimah seperti itu? kalian pasti juga kan? Tentunya :’) Sejatinya, memang seorang wanita adalah makhluk ciptaan Allah yang diberi kelebihan dibanding dengan laki-laki. Wanita memiliki paras yang cantik, kelembutan hati, dan kesabaran. Wanita memang makhluk yang indah, iyaa… indah. Semuanya, dari anggota tubuh bagian atas (rambut, mata, hidung,),  bahkan ketika seorang wanita mengenakan perhiasan pun ia akan terlihat semakin indah. Sehingga, tidak berlebihan jika wanita banyak disukai oleh laki-laki, apalagi dengan kelebihan yang dimiliki tersebut. Namun cukupkah hanya dengan kecantikan fisik saja seorang wanita terlihat cantik?

Tahukah kalian bahwa wanita yang berakhlaq mulia adalah dambaan setiap laki-laki? Iya, laki-laki sholeh pastinya. Akhlaq mulia itu bisa dididik sejak dini, salah satunya adalah dengan menjaga kehormatan dan harga diri seorang muslimah (iffah dan izzah), maka ia akan lebih dihormati daripada wanita kebanyakan. Nah, untuk menjaga kehormatan itu maka seseorang perlu memiliki akhlaqul karimah. Iya, akhlaq yang baik. Menghiasi diri dengan akhlaqul karimah bisa kita tunjukkan dengan kehalusan bahasa, kelembutan sikap atau perilaku, dan keluhuran budi pekerti serta mampu menjaga diri sebagai seorang muslimah. Sikap lemah lembut, halus dan berbudi pekerti yang baik dapat memelihara kehormatan wanita shalihah dari godaan laki-laki yang nakal atau iseng. Selain itu, akhlaqul karimah tidak hanya ditunjukkan dengan sikap lemah lembut dan keluhuran akhlaq saja tetapi juga harus tercermin dari cara berpakaian atau berbusana. Kalau orang jawa mengatakan ‘’ajining raga ana ing busana’’. Dari pepatah itu bisa disimpulkan bahwa akhlaq seseorang bisa dilihat dari caranya berpakaian. Apalagi kita sebagai seorang yang ngakunya ‘’Muslimah’’ nih tentunya harus menutup aurat ya, karena kan menutup aurat itu wajib seperti yang telah disampaikan dalam surah Al-Ahzab ayat 59 yang berbunyi

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allâh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Namun sayang, sekarang ini banyak dari kita yang mempertontonkan perhiasan yang ada pada wanita (kecantikan wajah, dan kemolekan tubuhnya). Naudzubillahimindzalik. Padahal kita tahu, semua itu merupakan pemberian atau nikmat dari Allah swt yang seharusnya kita jaga dan syukuri bukan untuk kita banggakan dan diperlihatkan oleh laki-laki yang bukan mahrom. Dimana letak rasa malumu ukhty? Tak malukah keindahan tubuhmu itu dinikmati oleh laki-laki yang belum tentu menjadi suamimu? Selain itu, di jaman yang modern seperti sekarang ini pergaulan antara laki-laki dan perempuan tidak lagi dibatasi, mereka bercampur baur, sehingga terkadang menimbulkan fitnah.

Ketahuilah ukhty, bahwa sesungguhnya kecantikan seorang wanita itu terletak pada akhlaqnya. Rasulullah sangat menyukai orang yang berperangai halus, baik bertutur kata maupun perilakunya. Beliau bersabda ‘’tiada sesuatu yang lebih berat timbangannya (pahalanya) melebihi (pahala) akhlaq mulia. Hr. Abu Dawud dan Tirmidzi. Selain itu, kemuliaan seorang wanita adalah terdapat pada rasa malunya terhadap laki-laki yang bukan mahromnya. Jika seorang wanita tidak lagi mampu menjaga dirinya dengan baik, tidak memiliki rasa malu dan masih bangga memperlihatkan auratnya, apakah dia tidak takut terhadap dosa-dosa yang ia perbuat? Apakah tidak takut terhadap azab dan siksa Allah swt?  Astaghfirullah… Masih pantaskah disebut sebagai wanita yang shalihah?

Wanita shalihah itu adalah wanita yang menutup auratnya dengan baik, mampu menjaga diri dengan benteng keimanan, memiliki akhlaq yang mulia, menjauhkan diri dari segala bentuk maksiat serta menjadikan alquran dan hadist sebagai pegangan hidupnya. Nah, yuk kita bermuhasabah diri lagi.. sudah sejauh mana akhlaq kita selama ini? Apakah sudah baik atau masih perlu perbaikan? Mumpung masih diberi kesempatan sama Allah, mari kita perbaiki diri ini, semakin mendekat sama Allah, insya Allah.. Allah juga akan semakin sayang dan dekat dengan kita. Jaga diri dan kehormatan kita sebagai seorang muslimah, dan tentunya jagalah hanya untuk suami kita kelak.

Jadikan Alquran dan hadist sebagai pedoman hidup, janganlah menyakiti oranglain, hilangkan sifat su’udzon, marah, iri, dengki, tebarkanlah senyum dan kebaikan dimanapun kita berada, tak lupa selalu bekali diri kita dengan ilmu agama..karena dengan semakin wanita menguasai ilmi-ilmu agama maka akan semakin terpancar pula dari wajahnya sinar keimanan dan keshalihannnya.  Tampilah indah..indah..dan indah selalu di mata Allah :’) Hiasilah dirimu dengan Akhlaq yang mulia, dengan begitu engkau akan terlihat semakin berkilau, shalihah ^_^

 

 

 


  • 0

Donor Darah

Category : UMUM

X4 dipage2 DONOR DARAH

 

“Setetes Darahmu Menyatu Dalam Senyuman”

Ayo donorkan darahmu, tebar manfaat, peduli sahabat dan hidup sehat…
Jumat 16 Oktober 2015
Bertempat di Lobi Gd. D FKIP UNS
Jam 08.00-selesai 😀

Free Makanan Sehat dan Gantungan Kunci Cantik…
Datang dan Donorkan Darahmu

#MerekaSelamatKitaSehatSemuaBahagia
#IslamicWeek4


  • -

SEMINAR KEPEMUDAAN

Category : UMUM

IMG-20151016-WA0003

Kebangkitan Islam sudah semakin dekat..

Sebagai pemuda, sudah sepantasnya menjadi pelopor atas kemajuan umat

Apa yang bisa diberikan oleh pemuda untuk mewujudkannya…

Hadirilah !!
SEMINAR KEPEMUDAAN
Tema: “Wasiat Emas Pemuda Sebagai Pelopor Kebangkitan Islam”
waktu: Sabtu, 17 oktober 2015
Tempat : Aula utama masjid Nurul Huda UNS
pembicara :
1. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, SH., M.Hum
2. M. Ikhlas Thamrin, SH

Datang dan ajaklah teman

Free untuk Umum…


  • 0

Training Kecantikan Muslimah

Category : UMUM

12032971_958928280797385_6486706873494330284_n

Pengen tampil cantik tapi tetap Syar’i?

Bingung mau tanya ke siapa?

Malu karena nggak ada temennya?

just take a rest!!!

Akan hadir Training Kecantikan Muslimah

Proud To Be Muslimah

Beautiful Inside, Great Outside

apa itu?

Well, ini acara kekinian khusus kamu cantik…

Akan ada Demo Facial buat kamu yang pengen lihat langsung perawatan wajah cantikmu…

Juga,,, Demo Make Up Wajah cantik agar tau caranya make up simple tapi tetep menarik….

Dan yang di tunggu- tunggu Tutorial Hijab Syar’i. Cantik akan latihan langsung dari yang ahli bagaimana berhijab asyik tapi tetep syar’i

kapan ya…?

Training seru ini akan diadakan pada :

Jum’at, 16 Oktober 2015

Pukul 12.30 WIB

Di Ruang Seminar NHIC

 

Only 5K buat kamu yang daftar  sekarang

7K buat kamu yang OTS

So, apa yang kalian tunggu cantik

Segera daftarkan diri dan ajak temen – temen sebanyak – banyaknya buat acara unik ini

Let’s Join Us


  • 0

“Belajar Bekorban dari Khadijah binti Khuwailid”

pamflet ski jadi

 

Kajian Muslimah Cerdas Indah Akhlaknya (K_MAH CERIA) telah terlaksana pada hari Jumat,11 September 2015 diselenggarakan oleh Kemuslimahan SKI FKIP UNS, bertempat di Aula Kbm Lt.2 FKIP UNS. Di kesempatan kali ini membahas terkait Shirah Sahabiyah dengan mengangkat Tema “Belajar Bekorban dari Khadijah binti Kuwailid” Kajian ini disampaikan oleh ustadzah Lutfiah Lathifah S.Pd. dalam rangka Hari raya idul adha.

Kajian kali ini, dipandu oleh seorang pembawa acara ukh Insani Miftahul Jannah, dan dibuka dengan pembacaan tilawah quran oleh ukh Afifatul Zahroh. Kajian ini dimulai pada pukul 16.15 berlangsung dengan lancar. Ustadzah Lutfiah Lathifah S.Pd menyampaikan kajian dengan menjelaskan,

Segala pujian kembalikan kepada Allah SWT sebab Dia-lah yang memberikan semuanya. Khadijah binti khuwailid merupakan istri pertama rasulullah., seorang yang memiliki akhlak mulia, karena beliau tidak pernah menyembah berhala, tetapi yang dilakukan khadijah adalah senantiasa mengikuti ajaran para nabi, seperti nabi sulaiman. Ketaatannya sehingga ia memperoleh gelar “At-Thahirah” merupakan julukan Khadijah yang berarti bersih dan suci. Julukan ini berasal dari kepribadian Khadijah yang menjaga diri dari menyembah berhala sejak usia muda,

Khadijah merupakan sesosok wanita yang mulia dari garis keturunannya dan juga dari sifat-sifatnya. Banyak lelaki yang berniat untuk menjadikan khadijah sebagai seorang istri namun hanya dua lelaki yang pernah ia nikahi sebelum mendampingi Rosulullah SAW. Suami yang pertama meninggal dan suami yang kedua bercerai. Dari situlah khadijah mulai berdagang untuk menghidupi anak-anaknya. Dari usahanya berdagang ia menjadi wanita yang kaya.

Kemudian ia mencari karyawan yang sekiranya dapat diamanahi untuk ikut berdagang. Maka terpilihlah Rosulullah SAW yang sebelum diangkat menjadi nabi beliau telah mendapat julukan Al-Amin yang artinya dapat dipercaya. Jujur. Beliau berdagang dengan jujur menjelaskan segala kelebihan dan kekurangan barang dagangannya. Usaha Khadijah semakin maju. Khadijah tertarik dengan sosok Muhammad yang jujur. Kemudian khadijah berinisiatif untuk mencari tahu apakah Muhammad ingin menikah atau tidak, dengan bantuan sahabatnya yaitu nafisah. Muhammad ingin menikah namun tidak tahu dengan siapa. Kemudian nafisah mengatakan bahwa ada seorang wanita mulia yang bisa dinikahi Muhammad, wanita itu adalah khadijah.

Maka menikahlah Muhammad dengan khadjah. Beberapa tahun menjadi suami istri Muhammad dan khadijah tetap tidak mau menyembah berhala-berhala yang ada pada saat itu. Kebiasaannya hanyalah menyendiri di goa, dan khadijah selalu menhantarkan makanan untuk Muhammad, selalu demikian. Suatu hari, hari diangkatnya Muhammad menjadi nabi, hari dimana wahyu pertama turun jibril memeluk Muhammad dengan tiba-tiba dan sangat kuat untuk memaksanya membaca surat Al-Iqro’ ayat 1-5. Nabi Muhammad sangat ketakutan pulang kerumah dengan menggigil saking ketakutannya, khadijah tak lantas menanyai tentang apa yang terjadi. Kemudian barulah Nabi Muhammad menceritakan sendiri bahwa Ia telah diangkat menjadi nabi, saat itu khadijah adalah orang yang pertama beriman bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah SWT. Kemudiansetelah wahyu pertama turun selang waktu dengan wahyu yang kedua sangat jauh bahkan nabi Muhammad sempat ragu bahwa dirinya merupakan nabi, tapi khadijah tetap meyakinkan Nabi Muhammad SAW bahwa ia memanglah seorang Nabi. Kemudian wahyu kedua turun yaitu surat Al-Mudatsur ayat 1-7 yang mengandungperintah untuk berdakwah. Maka masa sulit dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW dan Khadijah dimulai. Banyak peristiwa dimana Ketakwaan Khadijah dan Nabi Muhammad diuji bahkan sampai-sampai semua harta Khadijah digunakan untuk berdakwah. Sebagai seoang istri yang shalih Khadijah senantiasa memberikan seluruh hartanya untuk mendukung dakwah Rasulullah Saw. Dan seberapa besar harta yang dikeluarkan Khadijah tidak pernah memperhitungkannya, karena ia percaya bahwa apa yang dilakukan suaminya pada waktu itu adalah untuk membela dan menegakkan Agama Allah. Dan perlu kita tahu Hingga meninggalpun seorang khadijah yang kaya raya meninggal dalam keadaan tidak punya apapun. Maka dari itu Khadijah adalah sosok wanita yang tak tergantikan bagi Nabi Muhammad sebab pengorbanannya tidaklah kecil.

Nilai yang dapat diambil adalah

  • Muslimah itu harus kaya
  • Bukan seberapa besar pengorbanan yang dilakukan namun takwa dalam hati yang dilihat Allah SWT.
  • Taat pada Allah SWT dan Rosulnya.
  • Ikhlas
  • Fokus pada perbaikan diri
  • Apa yang kita lakukan sekarang menentukan masa depan
  • Perbaikan dimulai dari diri sendiri mulai dari yang terkecil mulai dari sekarang.

Mari teladani Khadijah sebagai sosok muslimah yang mulia dan senantiasa memiliki keteguhan pendirian dalam menentukan pilihan dalam hidupnya, menjaga kesucian yang ada pada dirinya dan tentunya menjadi pendukung apapun yang dilakukan suami semata-mata karena Allah SWT. Dan memberikan keseluruhan hartanya untuk berdakwah dijalan Alloh. Demikian uraian kajian muslimah pekan ini Semoga bermanfaat Shalihah.


  • 0

SKI FKIP Jalin Silaturrahim dengan FOSMI FH

Category : UMUM

IMG_0830

Kamis, 3 September 2015 Sentra Kegiatan Islam (SKI) FKIP UNS mengadakan silaturahmi ke FOSMI SKI FH UNS. Bertempat di Taman Justicia (Taman Hukum), acara kunjungan diikuti hampir 50 orang, baik dari SKI FKIP sendiri maupun dari FOSMI.

Serangkaian acara pun dilakukan dengan tenang, mulai dari pembukaan, tilawah kemudian sambutan dari Ketua Umum FOSMI dilanjutkan dengan Sambutan Ketua Umum SKI FKIP.

Kemudian sampailah pada acara inti, sharing. Dalam sesi ini, ikhwan dan akhwat masing – masing membentuk lingkaran dan masing – masingpun memulai sharing secara terpisah. Sebelum sharing dimulai, acara diawalai dengan ta’aruf. Bidang dari masing – masing lembaga Dakwah Fakultas (LDF) merupakan topik pembahasan pertama. Ada beberapa penamaan yang berbeda seperti misalnya bidang Pembinaan di SKI FKIP, di FOSMI bernama DPP begitupun pada departemennya. Selain dalam penamaan yang berbeda, jumlahnya tetaplah sama. Akan tetapi di FOSMI tidak ada pemecahan seperti di SKI FKIP, ranah kerja FOSMI rangkap – rangkap.

Pembahasan Program Kerja (Proker) pun menjadi pembahasan selanjutnya. Program kerja yang dikiranya paling berbeda ialah agenda tahunan masing-masing lembaga dahwah ini, yaitu Golden Step, dari SKI FKIP, dan Sekolah Aktivis, dari FOSMI. Golden Step hanya diperuntukan mahasisa baru FKIP sedangkan Sekolah Aktivis, mahasiswa dari fakultas lainpun diperbolehkan untuk mengikutinya.

Sharingpun masih berlanjut. Sharing perihal komunkasi atau sistem komunkiasi mulai dari ketua umum sampai dengan staf – stafnya. Dan terkahir sharing perihal SKI FKIP yang juga terdapat di wilayah lain seperti yang berada di kleco, pabelan, manahan dan kebumen. Program kerja bersama wilayah lainpun masuk dalam pembahasan. Di SKI FKIP terdapat program kerja berkolaborasi dengan SKI FKIP di wilayah lain yaitu SKI Berlayar yang baru – baru ini telah dilaksanakan bekerjasama dengan SKI FKIP kebumen.

Dikarenakan waktu yang sudah mendekati waktu magrib, acara sharingpun dicukupkan. Acara pun ditutup dan tak lupa ikhwan berfoto bersama sebelum pulang. Diharapkan dengan diadakannya kegiatan bersama ini ukhuwah antarsesama LDF di UNS dapat terjalin lebih erat.


  • 0

JAS UKM #2: SKI FKIP Gelar Buka Bersama UKM lain

Category : UMUM

IMG_5104Jum’at, 19 Juni 2015, Sentra Kegiatan Islam (SKI) FKIP UNS menyelenggarakan acara JAS UKM (Jalinan Silaturahmi antar UKM). Bertempat di aula gedung grha UKM FKIP, acara diikuti hampir 80 orang yang terdiri dari 45 orang ikhwan dan 35 orang akhwat, baik dari SKI FKIP sendiri maupun dari delegasi pengurus UKM-UKM di FKIP. Tema yang diangkat pada JAS UKM session #2 ini adalah “Indahnya Kebersamaan dalam Keberagaman”.

Dipandu oleh akh Fariz Abdul Wahid sebagai pembawa acara (MC), acara dimulai sekitar pukul 16.30 WIB, dibuka dengan membaca basmalah dan dilanjutkan pembacaan tilawah oleh akh Amri Haq dan sambutan dari Ketum SKI, akh Taufik Ahmad Fahrudin . Setelah acara dibuka, sambil menunggu waktu berbuka, semua peserta menyimak materi kajian yang disampaikan oleh akh Eko Pujianto (Presiden BEM UNS 2015). Beliau menyampaikan tentang cara berinteraksi yang baik pada teman yang berbeda keyakinan dengan kita dan cara menghadapi perbedaan pendapat antar sesama muslim dengan bijak.

Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita menemui adanya perbedaan atau keberagaman. Begitu pun di negara ini. Hal yang harus ditekankan adalah berprasangka baik terhadap orang-orang yang berbeda dengan kita. Satu budaya negara ini yang paling dominan dan harus ditinggalkan adalah budaya memvonis/menjustifikasi/menghakimi. Contohnya, adanya pandangan bahwa sholat tarawih 23 rakaat itu bid’ah, tidak ada dalil yang shahih. Pernyataan ini seharusnya dihindari, agar kebersamaan tetap terjaga.

Ada 4 alasan mengapa harus menghilangkan budaya memvonis:

  1. Lihat pada diri kita. Seberapa banyak ilmu yang kita miliki, dan apakah kita termasuk orang yang sudah benar? Sebab, tidak ada satu pun mahzab (Mahzab Syafi’i, Maliki, Hambali, ataupun Hanafi) yang mengatakan bahwa ilmunya itu yang paling benar.
  2. Karena kita tidak tahu 100% keadaan orang lain. Kita tidak pernah tahu kehidupan orang lain. kadangkala kita menjudge orang terlalu dini. Ada satu kisah di zaman Nabi Musa, ketika tidak turun hujan selama bertahun-tahun. Kemudian, Allah SWT memberitahukan Nabi Musa ‘alaihissalam penyebab terjadinya musibah tersebut ialah adanya kedzoliman yang dilakukan kaumnya. Lalu, Nabi Musa mengumpulkan kaumnya dan menanyakan pada kaumnya, siapa yang telah melakukan kedzaliman sehingga menyebabkan musibah sebagaimana yang dialami kaumnya. Nabi Musa memerintahkan bagi siapa yang telah berbuat kedzoliman, untuk keluar dari barisan. Ketika itu ada satu orang yang mengaku bahwa ia telah berbuat kedzaliman, namun ia hanya mengakui di dalam hati, ia kemudian memohon ampunan Allah SWT dan bertaubat nasuha. Keesokan harinya, hujan turun. Nabi Musa yang heran akan kejadian tersebut kemudian meminta kejelasan pada Allah. Allah membenarkan bahwa telah ada satu orang yang bertaubat nasuha, ia juga telah mengakui kesalahannya. Nabi Musa heran, mengapa sudah ada yang mengaku berbuat dzalim, sedang tidak ada satu pun orang yang keluar dari barisan. Allah menyampaikan begitulah Allah, sang Maha Pemberi Ampunan dan yang maha penutup aib hamba-Nya.
  3. Karena surga itu milik Allah, bukan milik kita. Kadang kala kita berdakwah dengan dalil yang benar, namun apakah dalil itu telah sampai di hati-hati kita, ataukah hanya sampai pada mulut kita? Padahal Rasulullah SAW berdakwah dengan kasih sayang.

Ada satu pertanyaan, bukankah dakwah itu harus disampaikan dengan benar? Namun, apakah dakwah ini disampaikan dengan niat yang benar? Jika hati kita sudah benar, bagaimana kita menempatkan diri kita? Karena hati manusia itu senang dihormati. Kemudian kita juga harus menghargai keberagaman, ketika ada perbedaan, caranya: menyadari bahwa di antara kita tidak ada yang sama, memahami perbedaan orang-orang di sekitar kita, memaklumi perbedaan dengan orang lain, memaafkan dan memperbaiki.

Kajian selesai saat tiba adzan shalat maghrib. Kemudian peserta berbuka dengan ta’jil kurma dan es buah, dilanjutkan shalat maghrib. Usai shalat, peserta kembali ke aula UKM untuk menikmati santap berbuka yang telah disediakan panitia. Sambil menikmati makanan berbuka, peserta disuguhi video edukatif yang menjelaskan beberapa kesalahan dalam dengan tampilan ala anak muda. Peserta pun sesekali tertawa melihat video inspiratif tersebut. Acara JAS UKM ditutup pukul 18.45 WIB saat adzan isya’ tiba. Tak lupa semua panitia ikhwan menyempatkan untuk berfoto bersama terlebih dahulu setelah acara selesai. Melalui kegiatan ini diharapkan ukhuwah antar pengurus UKM di grha UKM FKIP UNS dapat terjalin lebih erat.


  • 0

SKI SKIP UNS Tingkatkan Rasa Peduli bersama Solopeduli

Category : UMUM

Solopeduli

 

 

Jum’at (1/6), delegasi Humas SKI FKIP UNS melakukan kunjungan ke Kantor Pusat Solo Peduli, yang beralamatkan di Jl. Petir RT. 01 RW. XIV Gendingan, Jebres, Surakarta. Solo Peduli merupakan salah satu lembaga sosial NGO yang sudah banyak berkontribusi dalam kepedulian sosial di Surakarta. Kunjungan ini dalam rangka menjalin shilah ukhuwah, sebagai agenda rutin SKI FKIP UNS untuk memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin. Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari perwakilan Solo Peduli yaitu Manager Fundraising, Harjito, S.Pd,I. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan secara umum profil Solo Peduli. Solopeduli memiliki 9 cabang di karesidenan Surakarta seperti di Solo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Boyolali dan Karanganyar.

Solo Peduli mencangkup tiga bidang kemasyarakatan utama yaitu bidang Dakwah, Pendidikan dan Kesehatan. Di bidang Dakwah ada beberapa paket yang disediakan oleh Solo Peduli diantaranya paket Surga Dhuafa (Santunan untuk Keluarga Dhuafa). Hanya dengan infak minimal Rp. 15.000 kita telah berpartisipasi dalam 10 Program Sosial seperti Sekolah Gratis, Layanan Ambulan Gratis, Siaga Bencana, Santunan Kesehatan Dhuafa, Klinik Ibu dan Anak dan lain – lain.

Solo Peduli juga mencangkup ke bidang Pendidikan. Di bidang ini Solo Peduli sudah menyediakan sarana dan prasarana yaitu Pesantren Yatim Dhuafa BAITURROHMAH. Pesanten ini merupakan pesantren gratis bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Program ini didukung dengan beberapa program pendidikan formal lain di tingkat SD, SMP dan SMK. SD —SDIT Smart Cendekia—, SMP —SMPIT Smart Cendekia— dan SMK —SMK Smart Informatika. Untuk SMK Smart Informatika memiliki fasilitas yang sangat meringankan siswanya yaitu gratis seluruh biaya pendidikan, gratis seragam sekolah, gratis buku dan modul dan dibantu biaya asrama dan biaya hidup untuk siswa luar kota.

Bidang ketiga yaitu bidang Kesehatan. Di bidang ini Solo Peduli menyediakan Klinik Ibu dan Anak Gratis yang bertempat sama dengan Kantor Pusat. Klinik ini memiliki 10 pelayan seperti Pemeriksaan Kehamilan, Persalinan Normal, Layanan Imunisasi, Pembinaan Spiritual dan lain – lain.

Dari berbagai program diatas, antusias warga sekitar terutama Solo sudah tinggi hanya kurang memahamkan saja tentang macam – macam zakat. Itu merupakan kendala yang saat ini

dihadapi oleh Solo Peduli. Solo peduli sendiri sudah mulai bekerjasama dengan beberapa lembaga dan organisasi mahasiswa untuk mengatasi masalah tersebut.

Solo Peduli sangat terbuka dalam bentuk kerjasama sponsorship, dengan pencantuman secara jelas di proposal seperti jumlah dan bentuknya misalkan 100 Al- Qur’an, dll. Acara pun di tutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari SKI FKIP UNS dan Solo Peduli.


  • 0

KARDUS #4 “Pemahaman Sejati, Agama Hakiki”

Category : UMUM

jadiKajian Rutin Dua Minggu Sekali atau yang akrab dikenal dengan nama KARDUS yang ke-4 terlah terlaksana pada hari Kamis, 28 Mei 2015 dengan bertempat di Gelora Pendidikan FKIP UNS. Kardus pada kali ini mengangkat judul “Pemahaman Sejati, Agama Hakiki” dengan pembicara Ust. Anang dari Pesantren Mahaisiwa Ar-Royyan. Dipandu oleh seorang pembawa acara dan dibuka dengan pembacaan Ayat suci Al-Qur’an Kardus ini berlangsung dengan lancar.

Diawali dengan kalimat “Walaupun orang2 musyik membenci tapi Allah akan tetap menolong agama ini. Oleh karena itu berbahagialah sebagai umat muslim. Sesungguhnya umat muslim itu sudah diberi kemenangan” ust. Anang menjelaskan bahwa, Walau kita lihat saja Saudara kita di rohingya,Palestina, Suriya mereka kelihatannya tertindas, terusir tetapi Allah sudah menjanjikan kemenangan pada umat islam. Sesungguhnya kemenangan ada 2 yaitu : (1) Kemenangan dalam artian dhahir : perang, dakwah, (2) Kemenangan sejati : seorang muslim telah memenangkan akidahnya. Tidak menyekutukannya kepada siapapun. Walau sebenarnya tidak merdeka. Umat muslim tidak akan pernah kalah karena ketika berjihad dan kalah perang, maka mendapatkan syahid. Namun jika menang perang, maka akan mendapatkan kejayaan.

  • Allah akan ridha kepada kita jika kita :
    • Menghamba pada Allah tanpa menyekutukanNya pada siapapun.
    • Harus berpegang teguh pada tali agama Allah (persatuan) dan tidak bercerai berai. Sehingga, umat islam harus bersatu, saling menyemangati antara satu dengan yang lainnya. Dengan berjamaah kita akan terjaga.
    • Saling memberi masukan atau nasehat saling mengingatkan kepada orang-orang yang mengatur urusan kaum muslim.
  • Landasan kita beragama ada 2 yaitu ikhlas dan meneladani Rasul.
  1. Niat apakah niat kita sudah bertujuan untuk Allah? Apakah niat untuk melakukan kebaikan kita sudah ikhlas? Dengan ikhlas, niat kita menjadi benar.
    • Manusia diciptakan oleh Allah untuk menghamba kepada Allah sesuai dengan QS Adz Dzariyat : 56
    • Tiada sesembahan selain Allah, jadi Allah harus diprioritaskan
    • Ketika beribadah kepada Allah tidak hanya ritual saja. Jika kita sholat hanya asal2an saja apakah kita sudah memprioritaskan Allah??
    • Beriman dan bertaqwa semaksimal kita
    • Jadi dengan kita ikhlas, maka kita akan merelakan waktu kita untuk menjalankan ibadah kepada Allah
    • Keikhlasan kita akan menunjukkan kualitas kita sebagai orang yang berkomitmen.
  2. Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Kita tidak hanya sekedar percaya bahwa nabi Muhammad utusan Allah tapi kita harus meneladani Rasulullah karena yang membawa agama ini adalah Rasulullah jadi kita juga harus meneladani Rasulullah.

 

Demikianlah sekitas materi KARDUS #4 dengan judul “ Pemahaman Sejati Agama Hakiki”.

Ikuti terus kajian rutin ini setiap hari Kamis dua minggu sekali yang dilaksanakan di lingkungan FKIP UNS. Semoga dapat menambah wawasan ilmu kita dan bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat.


  • 0

Berbagi Inspirasi, SKI FKIP UNS dan SKI FSSR UNS Jalin Silaturahmi

Category : UMUM

 

Jum’at, 22 Mei 2015 Sentra Kegiatan Islam (SKI) FKIP UNS menerima kunjungan silaturahmi dari SKI FSSR UNS. Bertempat di aula gedung grha UKM FKIP, acara kunjungan diikuti hampir 50 orang yang terdiri dari 13 orang ikhwan dan 34 orang akhwat, baik dari SKI FKIP sendiri maupun dari SKI FSSR.

Dipandu oleh akh Amri Haq sebagai pembawa acara (MC), acara dimulai sekitar pukul 13.30 WIB, dibuka dengan membaca basmalah dan dilanjutkan pembacaan tilawah oleh akh Ibrahim Hasan. Setelah acara dibuka, sambil menyantap snack yang disediakan panitia, kegiatan diisi dengan sambutan dari ketua umum SKI FKIP akh Taufik Ahmad Fahruddin, dengan presentasi profil dan pemaparan program kerja SKI FKIP dan disusul dengan sambutan ketua umum SKI FSSR akh Sukindar Juliunda yang juga memaparkan beberapa kegiatan yang ada di SKI FSSR. Meskipun berasal dari organisasi yang berbeda, namun peserta merasa sudah akrab karena diselingi dengan gurauan dari pembicara.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi utama, yaitu sharing dari masing-masing peserta. Acara utama ini dibuka oleh MC dengan memberi 2 kesempatan bertanya bagi peserta ikhwan maupun akhwat. Pertanyaan pertama datang dari peserta SKI FSSR yang menanyakan mengenai Kantin Kejujuran yang dirasa sering mengalami kerugian. Pertanyaan ini langsung dijawab oleh akh Taufik, “Sebenernya SKI FKIP juga mengalami masalah yang sama, yaitu sering rugi”. Jawaban ini disambut dengan tawa dari semua audience yang hadir. “Tujuan adanya kantin kejujuran adalah membangun karakter baru (kemudian) profitnya.  Tidak dipungkiri bahwa Kantin Kejujuran juga ikut andil dalam menopang finansial SKI FKIP. Saat ini sudah ada tiga tempat, yaitu sekre, perpus SKI dan gedung B”, lanjutnya.

Pertanyaan kedua yaitu tentang keberjalan Forum Angkatan. Akh Taufik pun memberi penjelasan bahwa,  “Sampai sekarang alhamdulillah masih berjalan, beberapa saat lalu FORMATIF (nama forum angkatan 2014) melakukan launching dengan membagikan puding gratis sebanyak 1000 puding. Dan semester kemarin HAMMASAH (nama forum angkatan 2013) merilis loose leaf dengan desain sendiri”.

Pertanyaan terakhir yaitu tentang kemungkinan membuat SKI di kampus POK (Manahan). Ketua Umum SKI FKIP menjawab dengan mengutip quotation, “Kejayaan dimulai dari Masjid”. ”Jadi kita mencoba hal itu karena itu adalah jalan yang paling mudah. Dimulai dengan meramaikan masjid di sana, sehingga sampai di mana mereka membutuhkan takmir, lalu DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) yang kemudian dari situ akan dibuat sie kerohanian. Saat ini kita masih dalam proses ke situ” lanjutnya. Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB dan sudah masuk waktu Ashar. Kegiatan pun diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari SKI FSSR dan ditutup oleh akh Amri selaku MC dalam acara SKI Berpetuah ini. Tak lupa semua peserta ikhwan menyempatkan untuk berfoto bersama terlebih dahulu sebelum pulang. Melalui kegiatan silaturahmi ini kedua pihak sama-sama berharap agar ukhuwah antar sesama LDF di UNS dapat terjalin lebih erat.[ibrahim]