TOKOH MUSLIMAH #3 – JUWAIRIYAH R.A. BINTI HARIST

Nama lengkapnya adalah Juwairiyah binti Harist bin Dhirar bin Habib al-Khuzuโ€™lah al-Musthaliqiah. Ia termasuk perempuan yang cantik.

Baru sekitar sebulan atau kurang setelah Rasulullah saw. kembali ke Madinah dari perang Bani Lihyan dan Dzi Qard, beliau mendengar bahwa Baniย  Musthaliq (kaumnya Juwairiyah) tengah mengerahkan pasukan untuk menyerang beliau di bawah pimpinan ketua mereka, Harist bin Dhirar (Ayah Juwiriyah).

Tentang Juwairiyah binti Harist ini dikisahkaan bahwa Nabi saw. mendengar kabar bahwa Bani Musthaliq dari Khuzuโ€™ah berkumpul di bawah pimpinan Harist bin Abi Dhirar, Ayah Juwairiyah, untuk menyerang kaum muslimin. Mereka berkumpul di perairan bernama Muraisi, dekat dengan Qodid. Oleh karena itu perang ini dinamakan Perang Bani Musthaliq atau Perang Muraisi.

Rasulullah mengangkat Abu Dzar al-Ghifari untuk menjaga madinah. Kemudian, Rasulullah berangkat bersama pasukan Muhajirin dan Ansar. Mereka tiba di Muraisi dan bertempur melawan Bani Musthaliq. Allah pun menghancurkan kaum musyrikin dan pihak mereka banyak yang terbunuh. Rasulullah berhasil mendapatkan banyak tawanan wanita, diantara tawanan wanita itu adalah Juwairiyah.

Juwairiyah r.a. Ingin Menebus Diri dari Tuannya

Bani Ishaq berkata. โ€œMuhammad bin Jaโ€™far bin Zubair mengabarkan kepadaku dari Uzwah bin Zubair, dari Aisyah r.a. ia berkata, โ€œketika Rasulullah saw. membagikan tawanan wanita Bani Musthaliq, Juwairiyah r.a. jatuh ke tangan Tsabit bin Qais bin Syammas, Juwairuyah ia ingin menebus dirinya dari Tsabit. Juwairiyah r.a. mendatangi Rasululah saw untuk meminta bantuan beliau dalam penebusan dirinya.โ€โ€

Aisyah ra berkata, โ€œDemi Allah, tatkala kulihat Juwairiyah di depan pintu kamarku, aku langsung membencinya. Aku tahu bahwa Rasulullah pasti akan melihatnya.โ€

Juwairiyah pun menemui Rasulullah, ia berkata, โ€œWahai Rasulullah, aku adalah Juwairiyah binti Harist bin Abu Dhirar, pemuka kaumku. Aku telah mengalami ujian yang tidak ringan. Aku sendiri adalah tawanan Tsabit bin Qais bin Syammas. Aku datang kepadamu untuk meminta bantuanmu dalam membebaskan diriku. โ€œRasulullah lantas bertanya, โ€œApakah bagimu ada yang lebih baik dari ituโ€ Juwairiyah berkata, โ€œApa itu, wahai Rasulullah?โ€ Beliau menjawab, โ€œAku yang membebaskanmuโ€.

Aisyah r.a. mengatakan, โ€œBerita pun menyebar bahwa Rasulullah saw. telah menikahi Juwairiyah binti Harits bin Abu Dhirar. Maka orang โ€“ orang berkata, โ€œMereka semua sudah menjadi besan Rasulullah!โ€ Akhirnya, kaum muslimin melepaskan semua tawanan yang ada di tangan mereka karena Rasulullah telah menikahi Juwairiyah. Akhirnya sekitar seratus orang anggota Bani Mustaliq dibebaskan kaum muslimin. Oleh sebab itu aku tidak pernah melihat seorang perempuan yang berkahnya paling banyak bagi kaumnya dari Juwairiyah.โ€

Ibnu Hisyam berkata, โ€œDikisahkan bahwa ketika Rasulullah saw. pulang dari Perang Bani Mustaliq sambil membawa Juwairiyah binti al Harits bersama pasukannya, beliau menitipkan Juwairiyah kepada seorang Ansar dan berpesan kepadanya agar menjaganya. Rasulullah pun tiba di Madinah. Kemudian, datanglah ayah dari Juwairiyah, Harits bin Abu Dhirar untuk menebus putrinya. Di daerah Aqiq, Harits memeriksa kembali unta โ€“ unta yang akan dijadikan tebusan untuk putrinya. Ia sangat menginginkan unta โ€“ unta itu, maka ia pun menyembunyikan dua ekor unta di balik semak โ€“ semak Aqiq. Kemudian ia mendatangi Nabi saw. seraya berkata, โ€œWahai Muhammad, kalian telah menangkap putriku. Unta โ€“ unta ini adalah tebusannya!โ€ Rasulullah saw. lantas bertanya, โ€œMana dua unta yang kau sembunyikan di semak โ€“ semak Aqiq itu?โ€ Akhirnya al โ€“ Harits berkata, โ€œAku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan engkau adalah utusan-Nya. Demi Allah, tidak ada yang tahu hal itu kecuali Allah.โ€ Al โ€“ Harits pun kemudian memeluk Islam. Bersamanya, dua orang putranya dan beberapa orang kaumnya turut masuk Islam. Ia lalu menyuruh mengambil dua ekor unta yang disembunyikan tadi dan menyerahkannya kepada Nabi saw. Setelah itu Juwairiyah diserahkan kepada ayahnya dan ia masuk Islam dengan baik. Berikutnya Rasulullah saw. meminang Juwairiyah kepada bapaknya. Harits pun menerima pinangannya dan menikahkan Juwairiyah dengan mahar sebesar 400 dirham.โ€

Juwairiyah r.a. adalah orang yang rajin puasa dan taat beribadah. Ia mengatakan, โ€œRasulullah saw menemuiku di hari Jumโ€™at, sedangkan aku tengah berpuasa.โ€ Beliau bertanya kepadaku, โ€œApakah kemarin kau puasa?โ€ aku menjawab, โ€œTidak,โ€ Rasulullah bertanya lagi, โ€œApa kau ingin puasa esok hari?โ€ aku menjawab, โ€œTidak.โ€ Beliau lalu bersabda โ€œKalau begitu, berbukalah hari ini.โ€ (HR Bukhori).

Juwairiyah r.a. juga orang yang selalu berdzikir dan mengingat Allah SWT. Ia mengatakan, โ€œRasulullah mendatangiku di pagi hari, sedangkan aku sedang bertasbih. Kemudian beliau keluar lagi untuk menunaikan keperluannya. Lalu ditengah hari, beliau kembali. Beliau bertanya, Apa kau masih duduk berdzikir?โ€ Juwairiyah menjawab, โ€œYa.โ€ Beliau lantas bersabda, โ€œMaukah kau kuajari beberapa kalimat yang bila kau ucapkan, maka akan menggantikan semua yang kau ucapkan sepanjang siang ini: Subhanallah โ€˜adada khalqihi (tiga kali), Subhalallah zinata โ€˜Arsyihi (tiga kali), Subhanallah midada kalimatihi (tiga kali) (H.R. Muslim).

Juwairiyah r.a. meninggal dunia pada tahun 50 H. ada yang brpendapat tahun 56 H.

Hikmah dari kisah diatas adalah, (1) Bolehnya seorang budak laki โ€“ laki atau perempuan menebus diri dari tuannya dengan cara menyerahkan sejumlah uang agar dibebaskan, sebagaimana yang dilakukan Juwairiyah binti Harits kepada Tsabit bin Qais. (2) Ucapan Nabi saw. kepada Hatits bin Abu Dhirar tentang dua ekor unta yang disembunyikannya merupakan salah satu mukjizat kenabian beliau. (3) Larangan berpuasa di hari Jumโ€™at. Dalilnya adalah Rasulullah menyuruh Juwairiyah untuk berbuka jika hanya berpuasa di hari Jumโ€™at dan tidak berpuasa di hari Kamis atau Sabtunya.

Sumber : 150 Perempuan Shalihah : Teladan Muslimah Sepanjang Masa. Karya : Abu Malik Muhammad bin Hamid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *